Sunday, January 21, 2018

Berita penting - AWAS!! 5 tanda kekerasan emosional yang dilakukan pasangan





Jakarta - Banyak orang tidak sadar tinggal dalam suatu hubungan yang tidak sehat. Salah satunya adalah karena bahaya. Meski tidak terlihat secara kasat mata seperti kekerasan fisik, 'pelecehan emosional' juga punya dampak yang buruk untuk perkembangan hubungan dan juga mental diri sendiri.

Dilansir Body + Soul, Sabtu (20/1/2018), berikut ini adalah ciri-ciri ketika kamu tersakiti secara emosional dari Shahida Arabi, pakar hubungan dan penulis self-help. Ayo pahami dan jangan diam saja jika anda mengalami satu atau lebih dari tanda-tanda tersebut.

Jika pasangan sudah tidak menghargai diri apa adanya untuk memberikan kata-kata yang merendahkanmu, mungkin saja kamu sudah mengalami kekerasan secara emosional. Kalau ini terus berlangsung, kamu akan terus menerus melihat kekurangan pada dirimu dan akan merasa rendah diri. Lambat naun, kamu seperti tidak mengenal dirimu sendiri dari apa yang pasangan telah capkan pada dirimu.

Mempertanyakan tingkat kesadaran

Pasangan yang kerapanggung tingkat kesadaranmu atau kewarasanmu adalah ciri kekerasan emosional selanjutnya, mirip dengan yang dilakukan pada film'The Girl on the Train '. Pertanyaan seperti 'kamu sudah gila ya?' sudah jelas akan menyakiti hatimu kan?

Contoh kecil lainnya, pasangan yang sering terkena dirimu atas setiap kesalahan pun masuk tanda-tandanya. Sudah jelas, tujuannya buat buatmu tersandung dan minta maaf - bukan itu bukan salahmu.

Bercanda dengan kata tidak pantas

Bersenda gurau adalah salah satu hal untuk mempererat hubungan dengan pasangan, tapi jika menggunakan kata-kata yang menyakiti hatimu, misalnya sampai melakukan body shaming, tentu ini cara yang salah.

Karenanya, coba sampaikan pada pasangan itu sudah menyakiti hatimu. Diharapkan, kedepannya pasangan tidak akan mengulangi lagi.

Menyalahartikan pendapatmu

Setiap kali tidak yakin, pasangan tidak akan mendengarkan pendapatmu. Malahan, dia akan mengartikan diri sendiri dan mencoba sebisa mungkin.

Seperti saat kamu ingin mengajaknya jalan-jalan, dia akan balik mempertanyakan argumenmu dan malah bilang 'kamu tidak akan pernah bahagia'. Perdebatan pun selesai dengan cepat.

Menjenda reputasimu

Pasangan yang menjelekkan dirimu di belakang sudah jelas menyakiti dirimu secara emosional. Malahan, pasangan bisa saja bermain perannya dia adalah korban dari kejahatan yang sebenarnya tidak pernah kamu lakukan.

sumber:health.detik.com ||pojokqq