Tuesday, January 23, 2018

Gempa di Pandeglang mengacurkan sebanyak 3 rumah dan sekolah





Pandeglang - Sebanyak tiga rumah roboh dan plafon sekolah di Pandeglang akibat diguncang gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter. Tidak ada korban jiwa di Pandeglang akibat gempa tersebut.

Tiga rumah yang terdampak gempa terseburebar di tiga kecamatan, Kecamatan Pagelaran dan Bojong. Sementara plafon aula sekolah Pondok Pesantren Cahaya Madani Banten (CMBBS) berada di Majasari.

Di Pagelaran, rumah yang roboh terdampak Berhubungan dengan Asraf (65). Sementara di Bojong rumah yang roboh milik Eem Saemi (55). Selain itu, rumah milik Nuryati (55) juga roboh akibat gempa tersebut hingga Nuryati mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta.

"Dengan adanya peristiwa bencana alam (Gempa Bumi) itu Korban Asraf mengalami kerugian materiil sebesar Rp 5.000.000 dan Eem terkena kerugian materil Rp 7.000.000," kata Kabag Ops Polres Pandegkang Kompol Winarno kepada detikcom, Selasa (23/1/2018) .

Gempa Robohkan 3 Rumah dan Hancurkan Plafon Sekolah di PandeglangFoto: Bangunan di Pandeglang yang rusak akibat gempa. (Dok Polres Pandeglang)


Kemudian, plafon sekolah milik CMBBS ambrol saat gempa bumi terjadi. Menurut Winarno, tidak ada korban jiwa pada saat ambrolnya plafon itu, pihak panitian saat itu tengah merapikan kursi di aula tersebut untuk acara pertemuan antar kepala sekolah di Pandeglang.

"Sedang melakukan Setting Kursi di Ruangan Serba Guna untuk kegiatan Pertemuan para Kepala Sekolah tingkat SMA se-Provinsi Banten, tidak lama kemudian terjadi bencana alam (Gempa Bumi) sehingga plafon atap aula Serba Guna ambruk," ujarnya.

Dia yakin tidak ada korban jiwa dalam gempa bumi yang terjadi siang tadi. Pihak kepolisian dan aparat lainnya saat kejadian langsung mendata dan memberikan bantuan dengan merapikan puing-puing bangunan yang roboh maupun ambrol.

"Usai naik bencana alam, tidak ada infrastruktur jalan yang rusak," tambahnya.

Sumber:news.detik.com ||pojokqq