Friday, March 2, 2018

Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng kelompok sadar (Pokdar) Kamtibmas untuk memberantas penyalahgunaan narkoba




Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng kelompok sadar (Pokdar) Kamtibmas untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Pokdar Kamtibmas diharapkan berperan aktif dalam membantu polisi.

Anggota Pokdar di Jaksel mengikuti apel dan membaca deklarasi untuk memerangi narkoba. Salah satu poin yang dibacakan adalah menyebarkan semangat anti narkoba dan siap dihukum jika terlibat.

Kapolres Metro Jaksel Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, mengingatkan bahaya narkoba di Indonesia dengan terungkapnya upaya penyelundupan narkoba dengan berat lebih dari satu ton.

Baca juga: Dinas Pariwisata Belum Kantongi Data 36 Diskotek Terlibat Narkoba


"Terima kasih atas niat dan keinginan dengan tulis menyatakan perang terhadap narkoba. Karena narkoba itu musuh kita bersama karena kemarin ditangkal berton-ton," kata Mardiaz dalam sambutan apel di Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Sabtu (3/2/2018).

 Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng kelompok sadar (Pokdar) Kamtibmas untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng kelompok sadar (Pokdar) Kamtibmas untuk memberantas penyalahgunaan narkoba. Foto: Arief Ikhsanudin-detikcom


Mardiaz menyebut ada sejumlah tempat yang dipetakan rawan peredaran narkoba. Polisi ditegaskan Mardiaz akan melakukan penindakan termasuk pencegahan bersama unsur masyarakat.

Baca juga: BNN Ungkap TPPU Narkoba Rp 6,4 T Jaringan Toge dan Freddy Budiman


"Tempat yang rawan seperti Tebet, Pasar Manggis, Kampung Peninggaran Tanah Kusir. Kita buka posko dan RT, RW kota gandeng, sehingga Pokdar Kamtibmas ini menjadi pionir informasi ini," ujar dia.

Upaya pencegahan menurutnya bisa lebih optimal dengan bantuan Pokdar Kamtibmas. Pokdar Kamtibmas disebut terlibat dalam operasi Cipta Kondisi.

"Kalau operasi Cipta Kondisi selalu ada dari Koramil, dari Pokdar. Kita lakukan hubungan seperti anggota Polri. Kita apresiasi mereka karena tanpa gaji tanpa insentif," kata Mardiaz.
Sumber:liputan6.com||pojokqq